Apa yang tidak boleh disampaikan oleh seorang Ibu


Menjadi ibu adalah anugerah yang indah bagi seorang wanita. Nyaris semua wanita mendambakan menjadi ibu untuk anak-anak yang lucu dan berbakti.
Dan terkadang memang masalah dalam rumah tangga tak dapat dihindari. Melibatkan anak-anak, juga menjadi sebuah tantangan bagi ayah dan ibu untuk lebih cerdas mengatasi masalah. Menjadi ibu juga ternyata bukan suatu hal yang mudah. Di samping tugas lainnya, ibu juga menjadi digugu serta panduan bagi anak-anak membentuk karakter di dalam dirinya.
Oleh karena itu, baik sikap, perilaku maupun perkataan ibu dan ayah haruslah ditata sebisa mungkin agar tidak sampai memberi pengaruh buruk anak. Dan lima kalimat berikut hendaknya tak boleh terucap saat Anda menjadi ibu kelak.
"Jangan ganggu, ibu lagi sibuk nih..."
Sesibuk apapun Anda nanti, pastikan bahwa Anda bisa membuat ia mau menunggu dengan cara yang nyaman. Jangan sampai membuat ia merasa mengganggu Anda. Kalaupun memang Anda sedang sibuk, Anda bisa kok memberikan pengertian padanya untuk lebih sabar menunggu sampai pekerjaan Anda selesai. Dengan cara yang santun dan memberikan pengertian, anak justru akan lebih mudah mengerti dan tidak mencari-cari perhatian dari Anda.
"Kamu itu seperti ayah. Pemalas!"
Memberikan kritik pada anak karena perilaku malasnya boleh saja. Tetapi jangan biarkan ia justru seperti mendapat dukungan untuk berbuat hal yang salah. Jangan pula menyamakan keburukan dengan seseorang, apalagi figur ayah, yang dapat melukai hati ayah dan anak Anda sendiri. Selain itu, figur ayah hendaknya memang dipercontohkan kepada anak. Sehingga sebisa mungkin hal-hal negatif itu diselesaikan sendiri sebagai masalah Anda dan suami.
"Kalau tidak mau makan, nanti kamu ditangkap monster hijau di dalam lemari lho..."
Menakut-nakuti anak akan membuat nyalinya jadi ciut. Ia juga akan tumbuh menjadi anak penakut. Makan adalah sebuah kebutuhan yang primer bagi setiap orang. Sehingga harus ditanamkan pada diri anak bahwa makanan itu memang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh tinggi, tumbuh besar, dan selalu sehat.
Akan jauh lebih mudah bagi Anda membujuknya dengan alasan berlogika ketimbang menakut-nakutinya. Misalnya saja ia adalah anak yang doyan bermain bola dan ingin menjadi pemain bola kelak. Katakan saja bahwa untuk menjadi pemain bola yang gesit, maka tubuhnya membutuhkan nutrisi yang ada di dalam makanannya.
"Kalau tidak nurut nanti ibu laporkan pada ayah."
Lagi-lagi tindakan mengancam anak yang akan membuat anak menjadi trauma kecil. Anda boleh melibatkan suami dalam berbagai hal saat mengasuh anak. Namun, bukan berarti Anda menjadikannya sebagai figur yang harus ditakuti dan terlihat kejam pada anak.
"Wah teman kamu bisa, kok kamu tidak?"
Kemampuan yang dimiliki anak itu berbeda-beda. Ada yang memang mampu melakukan suatu hal, ada pula yang kurang dalam hal tersebut. Tetapi bukan berarti anak boleh dibanding-bandingkan. Kalaupun Anda ingin memberikan semangat padanya, maka buat agar ia bersemangat mengejar ketinggalan. Misalnya saja dengan membuatkannya semangkuk puding kesukaan sebagai hadiah, dan memberikan semangat bahwa ibu akan membuat puding yang berbeda sebagai hadiah apabila ia bisa berusaha lebih baik lagi.
Mengasuh anak tidaklah mudah. Banyak hal yang dapat menguji kesabaran dan emosi. Anda boleh berbagi bersama ibu-ibu atau pakar soal mengasuh anak. Walaupun demikian, tetap pegang prinsip bahwa mengajarkan anak akan lebih efektif apabila Anda terlebih dahulu menjadi figur yang bisa ditiru. sumber : vemale

Ice-Breaker - Pencair Suasana Memulai Percakapan


Memulai sebuah obrolan terkadang memang tidak mudah. Banyak orang merasa kesulitan memulai sebuah pembicaraan dengan orang lain. Padahal obrolan adalah kunci dari interaksi selanjutnya.

Jika Anda merasa kesulitan, Anda bisa kok mulai melakukan obrolan secara online karena memulai obrolan secara online justru lebih mudah. Nah, agar tidak grogi lagi, yuk pelajari 10 ice-breaker yang bisa kamu coba berikut.

Sok Kenal Sok Dekat
"Kamu saudaranya si A yang kuliah di B bukan? Wajahmu terlihat familiar soalnya." Pertanyaan seperti ini sebenarnya adalah sebuah jebakan untuk meminta teman chat Anda menjelaskan tentang dirinya. Ketika ia menjawab pertanyaan dengan menjelaskan tentang dirinya, Anda pun bisa melanjutkan perbincangan dengan informasi yang sudah di dapat mengenai dirinya.

Perhatikan Fotonya
Tidak ada salahnya memperhatikan foto teman chat. Seseorang biasanya akan memilih foto profil tentang apa yang mereka suka. Dari situ Anda bisa memulai sebuah obrolan.

Berani Jujur Hebat
Terkadang jujur justru bisa menjadi pilihan baik lho. Jika Anda memang tidak tahu bilang apa, jujur saja dan katakan langsung kalau Anda memang bingung memulai percakapan dan ingin ngobrol dengannya.

Pakai Topik Olahraga
Perbincangan tentang olahraga sering kali memang lebih mudah mengalir. Nah, untuk itu, tidak ada salahnya untuk memulai obrolan dengan berbincang tentang olahraga. Tapi jangan berhenti di sana. Lanjutkan dengan membuat rencana beli jersey bersama, ikut event lari atau melakukan kegiatan lain yang berhubungan dengan olahraga.

Pakai Bahasa Daerah
Tahu asal daerah teman chat? Mengapa tidak menggunakan bahasa daerah untuk memulai percakapan? Ketika Anda bertemu dengan seseorang dari daerah atau kultur budaya yang sama, percakapan akan lebih mudah mengalir saat Anda mengajaknya bercakap dengan bahasa daerah.

Bicara Tentang Cuaca
Coba tengok ke luar jendela dan mulailah obrolan tentang cuaca saat itu. Tapi jangan mengeluh tentang cuaca atau hal lain yang Anda alami. Akan lebih menarik jika Anda menanyakan tentang lagu apa yang paling enak dinikmati saat hujan.

Terkadang Pertanyaan Tidak Penting Bisa Jadi Penting
Bayangkan kondisi teman chat Anda sedang sangat suntuk. Beranikan diri Anda untuk menanyakan pertanyaan yang sangat tidak penting seperti 'mengapa Dora tidak pakai Google Map' atau sejenisnya. Ini akan menjadi hiburan ketika ia sedang suntuk bekerja. Selain berkenalan, Anda juga bisa sekalian menghibur dirinya.

Cari Tahu Apa Yang Ada di Balik Mejanya.
Misalnya Anda dan teman chat sama-sama memasang foto setengah badan. Coba deh tanya apa sepatu yang ia kenakan. Selain untuk membuka obrolan, pertanyaan seperti ini juga efektif untuk mengetahui lingkungan pertemanan teman chat Anda.

Iya Atau Tidak?
Pertanyaan seperti ini juga bisa menuntun Anda ke langkah selanjutnya. Misalnya, "Kamu suka Star Wars Apa Tidak?" Nah, apapun jawaban dari pertanyaan seperti ini, Anda tentu akan bisa melanjutkan obrolan. Jika ia menjawab suka, Anda bisa ngobrol tentang Star Wars. Jika tidak, Anda bisa tanya kenapa atau tanya film favoritnya. Mudah, kan?

Nostalgia Chatting Model Lama
Meskipun "aslplz" sudah sangat lama, tapi Anda bisa lho menggunakan ini kembali. Katakan saja padanya bahwa Anda ingin bernostalgia dengan masa-masa chatting MIRC. Selanjutnya, Anda bisa ngobrol panjang lebar dengan teman chat Anda.

Nah, ice-breaker di atas akan membantu menemukan sosok yang tepat untuk Anda lewat obrolan-obrolan yang Anda lakukan. Siapa tahu cupid siap memanah Anda saat sedang ngobrol online?
sumber : vemale

Manfaat Pare - Si Sayur Pahit


Anda pernah makan siomay? Jika anda pernah, maka anda tahu sayuran pare. Ya, sayuran pahit yang biasanya ada di masakan khas Bandung tersebut ternyata memiliki banyak manfaat bagi tubuh anda. Apa saja manfaat tersebut? Cekidot.

1. Menjaga kesehatan jantung


Manfaat sayuran pare yang pertama adalah dapat menjaga kesehatan jantung. Jantung merupakan organ yang sangat penting dalam tubuh yang harus dijaga kesehatannya. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan mengkonsumsi pare. Pare bisa mengurangi kolesterol jahat dalam darah yang bisa menghambat arteri di jantung.

2. Obat diabetes

Manfaat kedua dari pare yaitu sebagai obat diabetes. Manfaat pare untuk diabetes yaitu bisa menurunkan kadar gula yang ada dalam darah dan menormalkannya kembali. Rasa pahit yang ada di pare menjadi insulin atau obat diabetes. Selain itu kandungan anti-diabetes dalam pare dapat menyembuhkan penyakit diabetes. Penderita diabetes bisa mengkonsumsi jus pare untuk menyembuhkan diabetesnya.

3. Mengatasi Asma

Rasa pahit yang ada pada pare dan dirasakan oleh indera pengecap ternyata bisa memperlebar saluran pernafasan. Hal ini sangat baik untuk perkembangan kesehatan pada penderita asma. Untuk Anda yang menderita asma perbanyaklah mengkonsumsi sayuran pare ini.

4. Melancarkan pencernaan

Manfaat pare untuk ibu hamil yaitu dapat memperlancar pencernaan. Ketika hamil pencernaan seringkali mengalami gangguan. Untuk mengatasi hal ini, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan mengkonsumsi pare rutin setiap harinya. Para mengandung serat yang tinggi sehingga dapat melancarkan pencernaan.

5. Menurunkan berat badan

Pare juga bisa dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan. Manfaat pare untuk diet yaitu dapat membuat cepat kenyang dan juga menurunkan nafsu makan. Untuk Anda yang sedang menjalani program diet, masukkanlah pare pada daftar konsumsi yang harus dikonsumsi. Untuk yang sedang menjalani program diet disarankan untuk meminum jus pare setiap harinya. Agar tidak terlalu pahit, Anda bisa mencampur dengan madu alami.

6. Memelihara kecantikan kulit

Tidak hanya untuk kesehatan saja, pare juga bisa menjaga kesehatan kulit. Manfaat pare untuk kecantikan yaitu dapat mengembalikan kecerahan kulit akibat terbakar oleh sinar matahari. Pare mengandung vitamin C yang sangat tinggi sehingga dapat membuat kulit lebih cantik dan juga bersinar.

7. Anti kanker

Kandungan antioksidan dalam pare sangat banyak. Antioksidan yang banyak ini dapat mencegah timbulnya kanker dalam tubuh Anda.

8. Kandung kemih dan ginjal

Pare juga berkhasiat untuk membersihkan ginjal dan mengurangi resiko terkena batu ginjal

9. Regenerasi hati

Pare adalah sayuran yang berkhasiat untuk pembersihan. Jadi apabila hati anda memiliki kandungan racun, anda mungkin memiliki masalah kesehatan. So, pare cocok untuk membersihkan hati dan meregenerasi sel-sel.

Banyak sekali manfaat dari buah pare ini. Untuk Anda yang masih ragu menanam, tidak perlu ragu lagi tanamlah pare yang banyak mengandung manfaatnya. Manfaat pare sangat baik untuk kesehatan dan juga kecantikan tubuh. Tidak perlu takut lagi dengan rasa pahit yang ada di dalamnya, yang terpenting yaitu manfaat yang bisa diambil dari sayuran pare.

Namun apabila anda memang tidak suka rasa pahit tersebut, anda dapat merebusnya dengan air garam atau direndam dengan air garam. Kemudian, pare siap diolah...
sumber : tabloid kriminal

Makanan disaat Flu


Sakit flu disebabkan oleh virus influenza yang menimbulkan berbagai gejala seperti pilek, demam dan sakit kepala. Flu bukanlah penyakit berbahaya tapi ketika menyerang, bisa membuat stamina tubuh menurun dan sulit beraktivitas karena lemas.

Penyakit ini sebenarnya tidak perlu disembuhkan dengan konsumsi obat-obatan apalagi antibiotik. Menurut pakar nutrisi dr. Johannes Chandrawinata, SpKG, flu bisa hilang dengan sendirinya asalkan cukup asupan nutrisinya.

"Orang yang sakit flu bisa sembuh sendiri asalkan cukup gizi. Daya tahan tubuh yang akan melawan virus tersebut," ujarnya, saat berbincang dengan Wolipop melalui telepon, belum lama ini.

Jadi sebelum buru-buru minum obat, sebaiknya jaga dulu asupan makanan Anda. Ada beberapa jenis makanan yang efektif mempercepat penyembuhan dari serangan flu. Ini beberapa di antaranya.

1. Bawah Putih
Bawang putih mengandung antioksidan dan kaya akan selenium yang berguna dalam sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai bakteri dan virus, termasuk mencegah dan mengobati virus flu. Cara pengolahan bawang putih, kupas bawang, potong dan biarkan 15 hingga 20 menit sebelum dimasak untuk mengaktifkan enzim yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh.

Mungkin tak banyak yang menyangka bahwa ternyata Bawang Putih juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati penyakit flu. Mengapa?
Karena bawang Putih memiliki sifat anti-mikroba dan merangsang kekebalan tubuh sehingga sangat efektif untuk menghalau serangan penyakit flu. Bawang Putih juga sangat berperan dalam mengatasi penyumbatan di hidung.

2. Jahe
Sejak zaman nenek moyang, jahe telah diketahui dapat membantu mengobati batuk dan demam yang disertai dengan pilek. Parutlah jahe dalam air hangat, Anda bisa menambahkan gula jawa untuk menambah rasa manis atau bisa juga dicampurkan dengan teh. Minumlah selagi hangat.
Dalam beberapa penelitian terungkap bahwa Jahe sangat berperan dalam membantu melawan peradangan. Makanya menambahkan bumbu Jahe terhadap makanan yang akan disantap ketika Anda flu bisa bermanfaat dalam meringankan penyakit tersebut.


3. Bayam
Sayuran yang kaya nutrisi ini bisa mengobati sakit flu, karena bayam mengandung folat yang membantu tubuh Anda memproduksi sel baru dan memperbaiki DNA. Bayam juga mengandung serat, antioksidan, seperti vitamin C, dan banyak lagi. Nutrisi bayam paling banyak didapat saat dimasak sebentar, kira-kira 10-15 menit.

4. Teh Hijau
Peneliti asal Jepang Hiroshi Yamada, MD, Ph.D menemukan dua zat utama dalam teh hijau yang mampu menjaga tubuh dari ancaman flu yakni catechin dan theanine. Keduanya adalah antioksidan yang sangat berguna untuk melawan penyakit.

5. Vitamin C
Vitamin C bermanfaat untuk mempertahankan kekebalan tubuh dan melawan flu. Jeruk bukanlah satu-satunya makan yang kaya akan vitamin C. Kentang, paprika hijau, stroberi dan nanas juga kaya akan vitamin C untuk melawan pilek yang disertai flu.


6. Es Lilin

Es lilin dingin ternyata bisa menenangkan tenggorokan yang bengkak, terasa nyeri, dan juga kering. Hal tersebut sangat membantu Anda tetap terhidrasi dimana merupakan kunci ketika sakit flu sedang melanda.
Mendapatkan cairan yang cukup bisa menjaga lendir tipis dan membantu dalam mengurangi penyumbatan pada hidung. Oleh sebab itu, cobalah Anda mengonsumsi es lilin yang terbuat dari 100% jus buah untuk memastikan bahwa dalam es tersebut memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat buat tubuh.

7. Jus Sayuran

Ketika Anda tengah merasakan flu berat, maka mencoba mengonsumsi jus sayuran ialah pilihan yang tepat karena berfungsi dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga supaya tubuh tetap terhidrasi. Kalau tak suka dengan jus sayuran maka jus buah murni pun bisa diandalkan.

8. Sandwich Kalkun

Kalkun merupakan sumber protein yang baik dan tidak berlemak yang sangat penting untuk kebutuhan nutrisi tubuh. Cobalah makan sandwich kalkun karena sangat bermanfaat dalam memberikan energi bagi tubuh ketika melawan penyakit.

9. Pisang

Pisang merupakan sumber energi yang besar bagi tubuh. Ketika Anda flu, kerap kali terjadi kelemasan atau lemah dan hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi buah pisang.
Biasanya, dokter juga sering menyarankan supaya ketika sudah pulih dari flu, sebelum makan makanan padat sebaiknya memakan pisang terlebih dahulu.
Itulah beberapa makanan yang bermanfaat untuk meringankan penyakit flu yang sedang menyerang Anda. Memang mengonsumsi obat-obatan dari dokter atau dari warung juga dianjurkan untuk mempercepat pengobatan flu Anda. Namun, mengombinasikannya dengan makanan alami yang juga bermanfaat dalam meredam sakit flu juga tidak ada salahnya.

10. Minum berbagai cairan
Selain disarankan untuk minum banyak air putih, kita juga disarankan minum jus jeruk atau apel yang akan membantu meringankan rasa pusing. Jika kita mengalami hidung tersumbat, buat saja teh panas dengan perasan lemon atau minum sari cuka apel. Nah, jika bosan dengan minuman yang sudah disebut tadi, kita bisa juga menyeruput teh hijau dengan tambahan madu yang akan meringankan gatal di tenggorokan.

11. Protein mudah cerna
Mengonsumsi cukup protein memang merupakan keharusan saat kita sehat atau sakit untuk menguatkan tubuh kita. Namun, saat kita dalam kondisi sakit, tubuh membutuhkan makanan yang mudah dicerna. Pilih saja menu yang mudah dibuat, seperti roti dengan telur goreng untuk sarapan, serta menu dari tahu dan ayam untuk makan siang dan makan malam.

12. Buah & sayur lawan infeksi
Untuk melawan infeksi yang ditimbulkan virus pembawa flu, konsumsi saja buah semangka serta sayuran seperti brokoli dan kubis. Dalam buah dan sayur tersebut mengandung glutathione yang merupakan antioksidan bagi tubuh.

13. Seruput kaldu dan sup
Saat kita kehilangan selera makan, semangkuk kaldu ayam atau kaldu sayuran pas untuk mengganjal rasa lapar dan mencegah dehidrasi. Namun saat rasa lapar sudah tidak tertahankan, kita bisa menambahkan sayuran seperti buncis, wortel, atau telur puyuh dalam kaldu yang akan menutrisi tubuh. Begitu kita menyeruputnya hangat-hangat, cairan panas itu juga melakukan tugas ganda, yakni memanaskan suhu tubuh serta mengendurkan saluran pernapasan yang tersumbat.


13.a. Sup Ayam
Nggak heran Mama sering membuatkan kita sup ketika mulai terserang batuk pilek. Ternyata, sup ayam adalah penisilin alami yang bisa punya kemampuan menyembuhkan batuk pilek. Sup ayam hangat membantu melancarkan saluran pernapasan yang tersumbat dan kaldunya memberi kita lebih banyak energi. Pastikan sup ayam yang kita makan mengandung banyak sayuran ya!

14. Makanan yang Kaya B6 dan B12
Apa saja makanan yang mengandung vitamin B6 dan B12? Di antaranya susu, susu kedelai dan sereal, kentang, bayam dan berbagai jenis ikan yang akan membantu menutrisi tubuh.

15. Yummy Yogurt
Dalam sebuah penelitian di Jerman, probiotik yang terdapat dalam yogurt bermanfaat untuk mempercepat pilek dan flu sampai sekitar dua hari. Pilih yogurt yang mengandung casei strain Lactobacillus reuteri Lactobacillus atau bakteri, karena kandungan tersebut meningkatkan kekebalan tubuh. Kabarnya, yogurt produksi Yunani, merupakan pilihan terbaik karena mengandung setidaknya 10 gram protein per porsinya. Selamat mencoba!


16. Makanan Pedas
Ternyata makanan yang pedas dan berbumbu bisa membantu mengobati batuk pilek lho. Soalnya makanan jenis ini bisa membuat kita berkeringat. Berkeringat saat batuk pilek adalah hal yang baik buat kita. Tapi, perhatikan juga tingkat kepedasannya dan jangan makan makanan berminyak. Nanti kita malah terkena diare. 


17. Lemon dan Madu
Kombinasi Lemon hangat dan Madu merupakan salah satu pengobatan ala rumahan yang mujarab. Kandungan vitamin dari lemon dan madu serta kehangatannya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh kita, sekaligus memberi kelegaan pada daerah tenggorokan dan sinus kita.



Cara lain meredakan flu : 
  • Mengisap Permen
    Obat batuk tetes, permen tenggorokan, dan permen mint dapat sangat efektif mengurangi batuk atau sakit tenggorokan.
     
  • Berkumur Air Garam
    Berkumur dengan air garam membantu menyingkirkan lendir tebal yang dapat mengumpulkan di bagian belakang tenggorokan, terutama setelah Anda berbaring. Hal ini juga dapat membantu meringankan telinga tersumbat yakni membuka tabung eustachius.
     
  • Cobalah pengairan hidung
    Untuk mengurangi penyumbatan dan suara sengau, serta mengurangi risiko berkembangnya infeksi sinus, beberapa dokter menyarankan untuk melakukan pengairan hidung. Anda dapat menuangkan air garam ke dalam satu lubang hidung dan biarkan membersihkan hidung Anda. Anda dapat membuat larutan garam dengan menyampurkan garam dan air hangat.
  • Melembabkan
    Menghirup udara lembab membantu meringankan hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Salah satu strategi yang efektif adalah dengan menikmati mandi uap beberapa kali sehari, atau sekedar menyalakan shower dan duduk di kamar mandi selama beberapa menit hanya untuk menghirup uap.
     
  • Mendirikan tenda
    Butuh cara cepat untuk membuka saluran udara tersumbat? Bawalah panci air mendidih, gantungkan handuk di atas kepala Anda, tutup mata Anda, sambil duduk di bawah tenda. Kemudian bernapaslah dalam-dalam melalui hidung Anda selama 30 detik. Menambahkan satu atau dua tetes minyak peppermint atau eucalyptus ke air untuk ekstra dahak juga dapat Anda coba. Ulangi sesering yang diperlukan untuk mengurangi penyumbatan.
     
  • Cobalah kompres hangat
    Letakkan kain hangat pada dahi dan hidung, karena kain hangat merupakan alat yang ampuh untuk meredakan sakit kepala atau sinus.
  •  
Sumber : detik  ; deherbacitacinta ; gadis ; meetdoctor

Wow.. ternyata Jus Jeruk lebih bernutrisi daripada buahnya

 
Jus jeruk menjadi minuman sarapan orang Amerika dan banyak orang di dunia. Minum jus jeruk dan jus buah lainnya tentu lebih gampang. Dibandingkan dengan mengupas, memotong dan mengunyah buah utuh. Tetapi penelitian justru membuktikan buah jus jeruk segar lebih ​​bernutrisi. ​

Penelitian kali ini dilakukan terhadap buah jeruk dan jus jeruk. ​Hasilnya menunjukkan bahwa ​ternyata karotenoid dan flavanoid dalam jus jeruk justru lebih banyak dibanding pada buah jeruk segar.Peneliti dari Jerman dan Arab Saudi melakukan penelitian terhadap jeruk navel segar yang tersedia dalam tiga bentuk berbeda​. J​eruk pertama hanya dikupas, jeruk kedua dihaluskan, dan jeruk ketiga disajikan dalam bentuk jus.

Mereka menemukan tingkat vitamin C dan karetenoid sebenarnya sama jumlahnya baik dari jus maupun buah jeruk segar. Sementara tingkat flavonoid pada buah ternyata lebih rendah.

Selanjutnya para peneliti menaruh jeruk yang mereka teliti dalam sebuah tabung khusus yang kinerjanya menyerupai kerja sistem pencernaan. Hal menariknya, karetenoid dan flavonoid yang dilepaskan dari jus jeruk lebih banyak dibanding buah jeruk segar.

Pada jus jeruk, pelepasan karetenoid meningkat mulai dari 11 persen hingga 28 persen bahkan meningkat hingga 39,5 pada jus jenis pasteurized juice. Sementara flavonoid meningkat lima kali lipat dibanding dengan buah jeruk biasa.

Dilansir dari National Public Radio, penemuan yang dimuat dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry ini cukup menarik secara ilmiah. Peneliti menganalisis jika temperatur bisa saja mempengaruhi pelepasan karetenoid pada jus jenis pasteurized juice
“Saat penelitian memang menggunakan tabung ​yang ​memiliki kerja mirip sistem pencernaan. Namun belum diketahui seberapa baik tingkat penyerapan nutrisi yang bisa diserap tubuh,” ​u​jar Jeffrey Blumberg, koordinator Antioxidant Research Laboratory di Tuft University.

“Penelitian ini sejalan dengan penelitian lain mengenai nutrisi pada buah dan sayur akan lebih bioavailable jika buah atau sayur tersebut dipotong, dihaluskan, dijus, atau disajikan bersama minyak​,​”​​​tambahnya.

Nyatanya, memang banyak hal dari penelitian ini yang membuat peneliti tertantang untuk ​melakukan penelitian​ lebih jauh lagi. ​Seperti​ mengenai bagaimana pelepasan nutrisi terjadi dalam buah maupun sayur.

Jika pada sayuran, mungkin dengan menambahkan tomat yang mengandung betakaroten atau minyak zaitun maka kita akan tahu kandungan nutrisinya bertambah.

Tapi tidak dengan jus buah. Apalagi jika Anda membelinya di supermarket. Wendy White, ahli pangan dan nutrisi dari Iowa State University mengungkapkan dengan mengonsumsi jus buah akan meningkatkan gula darah dibanding dengan mengonsumsi buah alami. Bahkan studi dari Harvard University mengungkap jika konsumsi jus pada umumnya bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe dua.

Belum lagi jus yang dijual di supermarket rata-rata mengandung fruktosa. Peneliti mengungkap jika fruktosa lebih berisiko dibanding gula dalam meningkatkan risiko diabetes, penyakit kardiovaskular, dan penyakit ​hati​. Akan lebih bijak jika ​membuat sendiri​ jus jeruk.

Mengenai kalori, segelas jus jeruk memiliki kandungan energi yang setara dengan dua buah jus jeruk. Hal yang mungkin tidak bisa didapat saat menikmati jus mungkin sensasi saat mengupas kulit jeruk​.​​ A​roma harum menguar dan menjadi sensasi tersendiri saat menikmati jeruk.

Jika Anda lebih suka mengonsumsi jeruk segar alami, pilih jeruk dengan bulir yang cukup banyak. Karena paling tidak Anda akan mendapat manfaat serat yang lebih banyak juga.

Sumber : detik 

Telur, Yoghurt, Pisang & Teh: Makanan Penambah Konsentrasi Pengendara

Seperti halnya pekerjaan sehari-hari yang perlu konsentrasi, berkendara pun perlu pikiran yang fokus. Sebab, jika tak fokus sedikit saja, bisa fatal akibatnya. Maka itu, berkendara tak hanya modal fisik saja yang sehat, namun pikiran pun harus dalam kondisi prima.

Untuk menjaga konsentrasi tetap prima, ada beberapa cara yang bisa diterapkan. Di antaranya istirahat yang cukup. Selain itu, ada pula beberapa makanan yang bisa bikin otak mudah berkonsentrasi.

Dilansir WeloveHonda, Jumat, 23 Januari 2015, makanan pertama yang dapat meningkatkan konsentrasi dalam berkendara adalah telur. Telur mengandung sembilan asam amino esensial. Disebut esensial, karena tubuh Anda tidak otomatis menghasilkannya, tetapi otak membutuhkan kandungan tersebut.

Yang terpenting dari telur, jangan membuang bagian kuningnya. Sebab, kuning telur mengandung choline dan lutein, yang memaksimalkan ingatan, konsentrasi, dan fungsi kognitif otak.

Makanan kedua yakni yoghurt. Bukan hanya kombinasi protein dan kalsium yang bikin pengendara lebih fokus. Kandungan asam amino tyrosin dalam yoghurt membantu produksi hormon saraf dopamin dan
noraadrenalin. Keduanya meningkatkan kewaspadaan dan ingatan. Selain itu yoghurt juga cocok sebagai minuman penunda lapar.

Makanan lain yang menambah konsentrasi adalah pisang. Kandungan potasium, mangan, vitamin C, dan serat yang tinggi dalam pisang membantu meningkatkan daya ingat. Pisang juga mengandung vitamin B6, yang membantu produksi serotonin, norepinephrine, dan dopamin untuk menambah konsentrasi.

Buah lain yang berkhasiat menjaga konsentrasi dan kesehatan otak adalah alpukat. Memang alpukat tinggi kandungan lemak, tetapi memiliki kolesterol tak jenuh. Kolestereol ini membantu mengurangi
timbunan lemak berbahaya pada dinding arteri (pembuluh darah).
Dengan begitu, darah dapat mengalir lancar dari jantung ke otak. Kerja otak pun jadi lebih maksimal. Bonusnya, alpukat memiliki kandungan serat tinggi (11-17 gram per buah) yang membantu mengurangi rasa lapar.

Terakhir, tentunya Anda sudah tahu khasiat dari kafein. Tetapi, daripada minum kopi, ternyata minum teh lebih berkhasiat agar otak lebih konsentrasi.
Di antara cokelat, kopi, dan soda, teh akan membantu Anda lebih fokus. Asam amino dalam teh (L-theanine) disebut ampuh meningkatkan kewaspadaan, reaksi, dan ingatan.

Tetapi yang harus diingat, segala sesuatu yang berlebihan pastinya tidak baik juga. Jika mengonsumsi makanan atau minuman di atas terlalu banyak dipastikan ujung-ujungnya justru menjadi ngantuk, dan tentunya tidak baik jika ingin berkendara. Jadi, bijaksanalah.
sumber : viva

Stop 7 Kesalahan Agar Anak Mandiri



Dengan belajar dari kesalahan, kita bisa menjadi orang tua yang lebih baik. Nah, Apakah Anda termasuk orang tua yang kerap melakukan salah satu, beberapa, atau semua hal berikut ini? Bila ya, segera lakukan koreksi agar anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi pribadi cerdas, terampil, mandiri, dan ekspresif.
 

1. MEMAKSA ANAK MENGHENTIKAN AKTIVITASNYA

Di usia prasekolah, anak mulai menggemari kegiatan mengasyikkan yang terfokus pada dirinya. Contoh, asyik menonton televisi atau asyik mengutak-utik hobinya semisal menggambar. Saking asyiknya, si anak sampai "lupa" waktu: waktu untuk makan, tidur, mandi, dan lainnya. Di sisi lain, anak usia prasekolah memang belum paham mengenai konsep waktu sehingga masih perlu diingatkan. Ia pun sedang dalam tahap belajar menyesuaikan diri dengan aturan dan tuntutan yang ada di lingkungannya.

Sayangnya, banyak orang tua tak paham akan hal ini. Hingga yang kerap terjadi, umumnya orang tua malah akan menyuruh anak untuk menghentikan keasyikannya itu, "Kakak, ayo, menggambarnya udahan. Sekarang waktunya mandi!" Jika si anak menolak, "Sebentar, Ma, dikit lagi, nih!", orang tua pun memaksa, "Tidak! Sekarang sudah waktunya mandi, jadi kamu harus mandi!" Padahal, sikap orang tua yang demikian hanya akan membuat anak jadi tak punya otoritas terhadap diri sendiri karena anak tak punya kemampuan memutuskan sendiri apa yang menjadi prioritasnya. Di masa depan, tentu sulit bila anak tak punya kemampuan memutuskan apa yang penting dan menjadi prioritas hidupnya.

TINDAKAN YANG BENAR:
Selama ini, memang orang tualah yang selalu membuatkan jadwal untuk anak. Misal, jadwal mandi, makan dan tidur. Mengapa tidak memberi mereka kesempatan pada anak untuk mengatur sendiri jadwalnya? Jikapun anak masih melakukan aktivitas lain sehingga melanggar jadwal yang dibuatnya, orang tua dapat memberinya pengertian, "Kak, sekarang, kan, sudah jam 5. Ayo, jadwal Kakak, kan, jam 5 Mandi. Itu angkanya sudah jam 5, berarti kakak harus mandi." Bila mereka masih ingin mengulur waktu, berikan tenggang yang tak terlalu lama, "Oke, Mama kasih waktu 10 menit lagi, ya. Kalau jarum panjang ini sudah sampai di angka 2 (pukul 5 lebih 10), berarti Kakak harus berhenti menggambar, lalu mandi. Kalau ditunda lagi nanti kemalaman."

Beri juga pengertian, pentingnya menepati jadwal yang sudah dibuat sendiri. Tentu orang tua juga tak boleh terlalu saklek. Bila hari libur, jadwal anak boleh lebih santai. Sebaliknya, bila anak harus les atau diajak pergi, terangkan lebih awal bahwa jadwalnya "terpaksa" berubah. Contoh, "Kak, hari ini mandi sorenya jam 4, ya, karena Kakak akan Ibu ajak pergi."

2. MENYUAPI MAKAN

Banyak orang tua masih kerap menyuapi anaknya makan. Umumnya supaya si anak mau makan. Apalagi di usia prasekolah, kalau sedang asyik menekuni sesuatu kegiatan, anak bisa sampai lupa waktu. Nah, daripada si anak tertunda waktu makannya, maka orang tua pun menyuapinya sambil si anak tetap asyik dengan aktivitasnya itu.

Padahal, jika anak tak dibiasakan makan sendiri, bisa-bisa sampai di akhir usia prasekolah pun, si anak belum terampil makan sendiri. Padahal, di usia 5 tahun harusnya anak sudah bisa makan sendiri, bahkan memotong makanan dengan pisau.

Selain itu, dengan orang tua terbiasa menyuapi anaknya makan, anak jadi tak mandiri. Bisa-bisa, mereka hanya mau makan bila disuapi oleh ibu atau pengasuh. Nah, bila kebetulan ibu pergi atau si pengasuh repot, tentu mereka tidak akan makan, kan?

Kesalahan ini sering juga bersumber pada anggapan, anak yang gemuk mencerminkan orang tua yang pandai merawat. Bila si anak kurus, orang tua takut dianggap tak perhatian pada anak. Itulah sebabnya, bila anak mulai ogah-ogahan makan, orang tua pun panik. Selanjutnya, acara makan seringkali menjadi ajang berantem antara orang tua dan anak, lantaran orang tua memaksa si anak untuk makan.

Padahal, gemuk-kurusnya si anak tak dapat dijadikan patokan untuk menilai "kepandaian" orang tua dalam merawat anak. Di sisi lain, tak heran bila disuruh makan, ia lantas menolak. Jika dipaksa, lambat-laun akan membuat anak mengasosiasikan acara makan sebagai suatu yang tidak menyenangkan sehingga makannya malah makin susah. Padahal, kalau saja orang tua tahu triknya, anak pasti akan makan. Yang penting kita yakin anak tidak mau makan bukan karena sakit. Cirinya, meski tak mau makan, anak tetap aktif melakukan kegiatannya.

TINDAKAN YANG BENAR:
Bila anak asyik menekuni sesuatu sampai lupa waktu makan, orang tua harus menerangkan perlunya makan. Misal, "Kalau Kakak tidak mau makan, Kakak akan sakit. Kalau Kakak sakit, nanti enggak bisa main dan ke sekolah, loh. Kan, nanti juga enggak bisa main di sekolah."

Jika anak tak mau makan tapi tetap melakukan kegiatan, berarti memang dia sedang memilih untuk menunda makannya. Tak usah memaksa, taruh saja piring makanan di sebelahnya dan minta ia makan bila sudah selesai. Atau, pada saat dia sedang asyik bermain, sediakan saja finger food/cemilan yang mudah mereka comot tanpa harus meninggalkan keasyikannya. Sebaiknya selalu sediakan cemilan sehat yang mengandung gizi cukup, semisal bakwan sayuran. Setelah mereka bilang lapar, baru sediakan nasi beserta lauk pauk lengkap.

Trik lain, saat waktu makan tiba, bila perlu kita tawarkan anak mau makan apa. Biasanya, kalau karena pilihannya sendiri, anak akan makan dengan lahap.
 

3. TIDAK MENANGGAPI AJAKAN BERKOMUNIKASI

Sering karena sedang asyik memasak di dapur atau membaca koran, kita "mengusir" anak yang ingin mengajak ngobrol. Padahal, di usia prasekolah, otak anak selalu dipenuhi keingintahuan yang maunya segera dijawab, tak peduli pada kesempatan apa pun.

Bila setiap saat anak mengeskpresikan keingintahuannya tapi tak pernah direspons dengan tepat, maka rasa ingin tahu ini lama-lama terkikis habis. Anak jadi malas bertanya, karena setiap kali bertanya, tak pernah digubris orang tuanya.

Lebih parah lagi, anak jadi apatis. Pada setiap kesempatan, dia tetap saja malas buka mulut karena tumbuh perasaan, dirinya mengganggu buat orang tua. Di lain pihak, orang tua maunya anak selalu ingin tahu dan berani mengekspresikan pikiran-pikirannya.

TINDAKAN YANG BENAR:
Harusnya, orang tua tak mematikan keingintahuan anak. Bila anak bertanya di saat kita sedang repot atau sedang tak ingin diganggu, buatlah kesepakatan dengan anak. Katakan padanya, misal, "Kak, Mama sedang repot di dapur. Bagaimana kalau lima menit lagi?" Karena anak usia prasekolah belum tahu konsep jam, gunakanlah weker. Benda ini wajib ada bila kita mulai membuat kesepakatan dengan anak berdasarkan waktu. Tunjukkan dengan weker, jam berapa (jarum pendek dan jarum panjang di angka berapa) ibu sudah bisa diganggu. Tentu ibu harus konsekuen dengan waktu yang telah disepakati.

Melalui "kesepakatan weker", anak dilatih kesabarannya tanpa kehilangan kesempatan berkomunikasi dengan orang tua. Lama-kelamaan ia pun akan belajar, kapan waktu yang tepat untuk bertanya atau mengobrol dengan orang tua. Misal, ibu tidak akan bisa ditanyai kalau sedang di dapur atau baru saja pulang kantor. Atau, ayah tak mau diganggu bila sedang baca koran. Anak juga akan belajar menghormati privasi dan kesibukan orang lain.
 

4. MELARANG TANPA MENJELASKAN

Dalam soal keselamatan, memang tak boleh ada kata kompromi. Namun yang sering terjadi, orang tua melarang tanpa memberitahu alasannya. Apalagi menerangkan fungsinya dengan benar. Contoh, anak memotong kertas dengan gunting yang biasa dipakai orang tua untuk menggunting kain. Melihat hal itu, dengan serta merta orang tua merebut gunting tersebut sambil berkata dengan nada tinggi, "Tidak boleh! Ini bukan gunting mainan!"

TINDAKAN YANG BENAR:
Sebenarnya, belajar yang paling baik adalah belajar dengan benda-benda yang riil. Pisau ataupun gunting menjadi benda berbahaya atau tidak, tergantung bagaimana kita memperkenalkannya. Kalau kita melarang anak memegang gunting tanpa menunjukkan fungsi sebenarnya, tentu menimbulkan tanda tanya pada si anak, "Mengapa, kok, aku enggak boleh main gunting?" Rasa penasaran ini akhirnya membuat anak malah menggunakan gunting tersebut untuk hal-hal berbahaya, ketika dia sedang tidak dalam pengawasan orang tua.

Ingat, di usia prasekolah, rasa ingin tahu anak sangat besar. Anak pun cenderung senang pada sesuatu yang jarang diekspos kepada mereka, seperi benda-benda tajam itu. Akibatnya, mereka jadi semakin tergoda untuk mencoba. Tetapi kalau dari awal diberi tahu, "Kak, gunting ini tajam. Ini bagian gunting yang tajam. Jadi harus hati-hati memegangnya. Kakak boleh memakai gunting ini, tetapi cara memakainya seperti ini."

Dengan orang tua menjelaskan dan memeragakannya, anak akan mengerti. Dia pun akan lebih percaya diri saat menggunakan benda tajam itu karena sudah memunyai kontrol yang bagus.
 

5. MENUNGGUI ANAK DI SEKOLAH

Ibu-ibu yang menunggui putra-putrinya di sekolah sering berdalih anaknya belum siap ditinggal. Padahal, ini seperti lingkaran setan. Setiap anak punya attachment dengan perasaan orang tuanya. Bila ibu "tak rela" meninggalkan anaknya di kelas, perasaan ini bisa terbaca oleh anak. Akibatnya, anak pun akan merasa cemas dan akibatnya di kelas menjadi rewel. Sementara si ibu melihat, dia rewel karena tak bisa ditinggal. Jadi, seperti lingkaran yang tak terputus.

Penting diingat, faktor kesiapan anak cukup berpengaruh terhadap keberhasilannya selama menjalani proses belajar di TK. Selain dari segi usia memang sudah waktunya, si kecil pun harus sudah berkurang ketergantungannya pada orang lain, terutama orang tua. Kalau ia tak kunjung siap, bisa setiap hari Anda harus menungguinya dan bahkan menemaninya di kelas. Padahal, tak setiap TK membolehkan anak ditunggui dan ditemani seperti itu. Kalaupun boleh, hanya selama beberapa hari pertama saja. Selanjutnya, anak sudah harus masuk sendiri ke dalam kelas dan bergabung dengan teman-temannya sekelas.

Masalah menunggui anak ini sering muncul pada ibu-ibu yang tidak bekerja. Itu karena sebagai full time mother, waktu mereka sepenuhnya ditumpahkan dengan selalu menghabiskan waktu bersama anak. Sebelum masa sekolah, si ibu bisa membawa anaknya ke mana-mana. Begitu anak sekolah, hubungan ini jadi terputus. Mungkin secara psikologis, si ibu kehilangan identitas diri, sehingga terus berusaha mengupayakan hubungan dengan anak, dengan cara mendampinginya terus, termasuk menunggui di sekolah.

Padahal bila terus ditunggui, rasa percaya diri anak menjadi tidak berkembang. Ia tidak kunjung yakin bisa menjaga dirinya sendiri. Padahal di usia prasekolah, penting bagi anak untuk punya perasaan otoritas, yaitu kemampuan untuk mengatur dirinya sendiri.

Selain itu, situasi ini bisa membingungkan anak karena di satu pihak, dirinya selalu ditunggui dan diawasi oleh ibu, tapi di lain pihak, ia juga dituntut kemandiriannya. Misal, harus makan sendiri, mandi sendiri dan lain-lainnya.

TINDAKAN YANG BENAR:
Berhentilah menunggui anak di sekolah. Bila tindakan ini tak bisa dilakukan secara langsung, maka lakukan secara bertahap. Misalnya, hanya lima belas menit pertama saja ia ditunggui, setelah itu tinggalkan sampai waktunya dijemput.

Ada juga kasus anak sudah mau ditinggal tapi suatu waktu ia ingin ditunggui orang tuanya di sekolah dengan alasan bermacam-macam. Dalam hal ini, boleh saja orang tua menuruti keinginan anak tetapi tak perlu menungguinya sepanjang waktu. Cukup selama 15 menit pertama (di kelas atau di dekat jendela kelas bila diizinkan) setelah itu menyingkirlah ke area yang tidak terlihat anak.

Bila ibu memang "tak sanggup" berpisah dari anaknya, cobalah lakukan kegiatan bermanfaat di sela-sela waktu menunggu. Di antaranya, ibu bisa mengajukan diri ke pihak sekolah sebagai volunteer (sukarelawan), misalnya menjadi story teller (pencerita di kelas) atau menjadi koordinator kegiatan sosial yang diadakan sekolah.
 

6. MEMBERI BANYAK MAINAN TAPI TAK PERNAH MENEMANI BERMAIN

Boleh saja memberikan banyak mainan kepada anak, tetapi apalah artinya itu semua bila orang tua tak pernah menemani anak bermain. Sering orang tua berdalih, "Toh, anak sudah dibelikan mainan yang bersifat edukatif." Contohnya, pasel atau permainan balok susun. Padahal, tanpa pendampingan orang tua, anak tak mampu mengerti fungsi mainan tersebut.

TINDAKAN YANG BENAR:
Sebenarnya, apa pun jenis mainan yang diberikan kepada anak, tak jadi soal. Termasuk robot-robotan dan senjata yang kerap digolongkan bukan mainan edukatif. Justru lebih baik anak memainkan kedua mainan tersebut tetapi didampingi orang tua ketimbang memainkan mainan edukatif tetapi si anak dibiarkan bermain sendirian.

Pasalnya, dengan orang tua mendampingi anak bermain, minimal orang tua dapat mengenalkan sesuatu yang baru pada anak lewat media mainan. Saat anak bermain pistol-pistolan, orang tua bisa menjelaskan kegunaan senjata tersebut bahwa pistol digunakan bukan untuk tujuan sadisme tetapi untuk tujuan lain yang lebih positif, misal.

Dengan kata lain, mainan apa pun bisa menjadi edukatif selama orang tua bisa menggunakan mainan tersebut sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan kepada anak. Terlebih di usia prasekolah dimana penanaman nilai-nilai sosial banyak diperkenalkan, mainan bisa menjadi media yang efektif.
 

7. ANAK TAK DIBIASAKAN MEMILIH

Di usia 4 tahun, anak mulai punya dorongan untuk melakukan apa-apa sendiri. Mereka berada pada tahap otoritas atau ingin menunjukkan siapa aku. Kemampuan kognitif yang meningkat dengan cepat juga mendorong mereka untuk selalu ingin melakukan apa-apa sendiri. Tetapi karena masih belajar, tentu butuh bimbingan orang tua. Yang paling baik, anak diberikan pilihan-pilihan, lalu diajarkan bertanggungjawab pada pilihannya. Namun yang kerap terjadi, orang tua justru bertindak sebaliknya.

Segala sesuatu untuk anak dipilihkan dan diputuskan sendiri oleh orang tua tanpa melibatkan anak. Sikap orang tua yang seperti ini sungguh tak baik dampaknya buat perkembangan anak. Salah satunya, anak jadi tak bisa menentukan pilihan. Ia cenderung mengekor pada pilihan dan keputusan orang lain. Kasihan, bukan?

TINDAKAN YANG BENAR:
Penting mengajari anak untuk memutuskan pilihannya sendiri. Contoh, memilih baju yang akan dipakainya setelah mandi, pergi ke mal, atau baju tidur. Bila orang tua khawatir pilihan anak tidak cocok, maka orang tua bisa memberikan beberapa alternatif pilihan, "Kakak mau pakai kaos merah atau blus kembang-kembang kuning ini?"

Tentunya, untuk hal-hal yang sifatnya berbahaya, orang tua tak bisa memberikan pilihan. Tetapi anak harus dijelaskan, mengapa ia tak boleh bermain dengan menggunakan gunting milik orang tua, misal. Kemudian berikan alternatifnya, yaitu gunting yang dirancang khusus untuk anak. Tetapi bermainnya dengan didampingi orang tua.

Dengan begitu, anak terpuaskan. Dia pun tahu, mengapa ada hal-hal yang boleh dan tidak boleh, terutama yang berkaitan dengan keselamatan. Bila perlu, buatlah daftar hal-hal yang masih bisa dikompromikan dan yang tidak. Jabarkan semuanya kepada anak. Dari sini anak bisa melihat, "Meski aku enggak boleh melakukan A, tetapi aku boleh melakukan B." Anak juga belajar, tidak semua yang diinginkannya akan dia peroleh.

Memberikan kesempatan memilih pada anak bukan cuma mengajarkan kemandirian, tetapi juga membuat anak merasa dihargai karena boleh memilih dan dipercaya menjalankan pilihannya. Dengan terbiasa diberi pilihan, anak juga akan belajar bertanggungjawab pada pilihannya. Lambat laun, ia pun mengasah kemampuannya untuk memutuskan sesuatu dengan lebih baik.


Sumber : pakaian anak123

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.